-->

Kreatif, Terampil dan Religius

sdn 3 marowo

Jawaban Post Test Modul 3 Pembelajaran dan Asesmen Numerasi tahap Cakap dan Mahir


Pembelajaran dan asesmen numerasi pada tahap Cakap dicirikan oleh kemampuan pendidik untuk merancang pengalaman belajar yang menantang dan kontekstual, di mana siswa tidak hanya menjalankan prosedur tetapi juga menjelaskan alasan, menghubungkan konsep, dan menerapkan numerasi dalam masalah dunia nyata. Guru menggunakan beragam strategi, seperti investigasi matematis, proyek berbasis data, dan diskusi untuk membangun pemahaman konseptual. Asesmennya bersifat formatif dan sumatif yang autentik, seperti portofolio, presentasi solusi, atau tugas analisis data, yang memberikan gambaran mendalam tentang proses berpikir dan kemampuan transfer pengetahuan siswa.

Pada tahap Mahir, pembelajaran numerasi menjadi lebih transformatif dan berdampak luas. Guru tidak hanya mengajar konten, tetapi membangun budaya berpikir kritis dan inkuiri matematis di kelas dan komunitas sekolah. Mereka mendesain lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi mandiri, kolaborasi kompleks, dan penggunaan teknologi untuk pemodelan masalah nyata. Asesmen dirancang secara innovatif, seringkali melibatkan siswa dalam mengevaluasi pekerjaan mereka sendiri dan sejawat, serta mengaitkan penilaian dengan kompetensi abad ke-21 seperti kreativitas dan pemecahan masalah. Pendidik di tahap ini juga menjadi pemimpin yang membagikan praktik baik, mengembangkan alat asesmen sekolah, dan memastikan seluruh kebijakan pembelajaran mendukung penguasaan numerasi yang mendalam dan berkelanjutan bagi setiap peserta didik.

1. Praktik Pembelajaran dan Asesmen Numerasi tahap cakap dan mahir
  • Sebagai guru, karena saya bukan guru matematika, maka saya tidak perlu mengklasifikasikan hubungan antar topik matematika, dan matematika dengan mata pelajaran lainnya sebagai konteks dan konten numerasi. Pernyataan di atas adalah... j: B
  • Yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi numerasi guru untuk aspek asemen, yaitu... j: B
  • Guru tahap mahir adalah yang tidak dapat membandingkan strategi penyelesaian masalah numerasi yang dilakukan peserta didik dan menentukan strategi yang paling efektif. Pernyataan di atas adalah .. j: B
1 hal yang saya akan lakukan untuk meningkatkan pembelajaran numerasi di kelas saya adalah.. j: Saya akan secara rutin menyisipkan "Pertanyaan Numerasi Harian" yang relevan dengan kehidupan siswa (seperti membandingkan harga, membaca grafik berita, atau merencanakan jadwal) dalam pelajaran apa pun, untuk melatih mereka melihat dan menerapkan matematika dalam konteks nyata secara konsisten.

2. Lingkungan kaya numerasi tahap cakap dan mahir. 
  • Perhatikan keterampilan berikut ini. 1. Berpikir mandiri 2. Mengambil resiko 3. Melakukan penyelidikan kritis dalam pembelajaran numerasi. Manakah keterampilan yang perlu difasilitasi dalam pembelajaran dan lingkungan belajar numerasi kepada peserta didik oleh guru pada tahapan cakap? j: D
  • Perhatikan pernyataan berikut ini. 1. Memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berpikir mandiri, mengambil resiko, dan penyelidikan kritis 2. Mendorong peserta didik untuk mengurangi berdiskusi dan bertanya 3. Menghubungkan konten, konteks proses dan alat matematika untuk membangun penalaran peserta didik 4. Ide-ide matematis dikaitkan dengan berbagai representasi konsep matematis pada perangkat pembelajaran numerasi. Manakah pernyataan yang menggambarkan guru pada tahap mahir? j: D
Untuk meningkatkan lingkungan kaya numerasi di satuan pendidikan, satu hal yang harus saya lanjutkan adalah.... j: Satu hal yang harus saya lanjutkan adalah memajang dan aktif menggunakan papan data (data wall) di sekolah yang menampilkan informasi kuantitatif tentang kegiatan sekolah (seperti statistik membaca, kehadiran, atau hasil polling) untuk dibahas bersama siswa, sehingga numerasi menjadi bagian dari percakapan dan pengambilan keputusan komunitas sehari-hari.

3. Jawaban Post Test:
  1. Pak Daniel menunjukkan peta demografi pulau Sumatera. Di dalamnya terdapat angka jumlah penduduk dan diagram perbedaan usia produktif yang masih bekerja dan sudah tidak bekerja. Jika dilihat sebenarnya, rencana pembelajaran Pak Daniel yang juga merupakan guru IPS dapat berkaitan dengan konten matermaika yatiu analisis data dan peluang. Pak Daniel secara tidak langsung menguatkan murid pada aspek tersebut. Pernyataan di atas adalah.. j: A
  2. Perhatikan pernyatan berikut, manakah yang benar? j: A
  3. Melakukan berbagai cara untuk mendapatkan referensi strategi dalam menyelesaikan soal atau permasalahan numerasi merupakan cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi numerasi pada aspek... j: D
  4. Berikut ini alasan guru perlu memprediksi jawaban peserta didik dalam menyelesaikan masalah numerasi, kecuali… j: B
  5. Salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi guru pada tahap cakap adalah melakukan diskusi dengan peserta didik dengan memberikan pertanyaan yang menantang, menarik, dan efektif. Manakah pernyataan yang kurang tepat untuk mendukung implementasi dari cara tersebut? j: C
  6. Pada tahap mahir, guru ditekankan untuk menggunakan dan mengajukan pertanyaan dalam membelajarkan numerasi kepada peserta didik. Berikut ini merupakan alasan mengapa hal tersebut penting, kecuali ... j: D
Demikian pembahasan Jawaban Post Test Modul 3 Pembelajaran dan Asesmen Numerasi tahap Cakap dan Mahir. Semoga tulisan ini bermanfaat!
Labels: jawaban post test

Terima kasih telah membaca Jawaban Post Test Modul 3 Pembelajaran dan Asesmen Numerasi tahap Cakap dan Mahir. Silahkan bagikan...!

0 Komentar untuk "Jawaban Post Test Modul 3 Pembelajaran dan Asesmen Numerasi tahap Cakap dan Mahir"

Komentarlah dengan bijak dan bermanfaat

Back To Top