Perencanaan Berbasis Data (PBD) adalah bentuk pemanfaatan data pada platform Rapor Pendidikan sebagai bentuk intervensi satuan maupun dinas pendidikan maupun pemerintah daerah terhadap mutu dan capaian pendidikannya dan bertujuan untuk mencapai peningkatan serta perbaikan mutu pendidikan yang berkesinambungan.Perencanaan Berbasis Data (PBD) bertujuan untuk memberikan perbaikan pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan satuan pendidikan yang efektif, akuntabel dan konkret.
Terdapat 3 langkah sederhana dalam perencanaan berbasis data, yaitu Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB)
- Mengidentifikasi permasalahan berdasarkan indikator yang ditampilkan di dalam Profil Pendidikan
- Melakukan refleksi capaian, pemerataan, dan proses pembelajaran di satuan pendidikan dan daerah masing-masing untuk menemukan akar masalah
- Melakukan pembenahan melalui perumusan kegiatan dalam bentuk rencana kegiatan dan anggaran satuan pendidikan (BOS dan BOP) dan daerah (APBD) untuk menyelesaikan akar masalah
Hasil Identifikasi, Refleksi dan Benahi dimasukkan dalam dokumen penganggaran (RKAS), untuk kemudian dilaksanakan, dimonitordan dievaluasi.
Dalam Perencanaan Berbasis Data untuk Satuan Pendidikan, beberapa pihak yang terlibat diantaranya adalah:
- Pimpinan satuan pendidikan atau Kepala Yayasan: memimpin dan memberikan arahan dalam proses perencanaan.
- Staf administratif: bertanggung jawab dalam mengumpulkan dan menganalisis data.
- Guru: memberikan masukan dari perspektif pengajaran dan pembelajaran.
- Kepala Sekolah: memberikan masukan dari perspektif manajemen sekolah.
- Para orang tua siswa: memberikan masukan dari perspektif kebutuhan siswa dan keluarga.
- Pihak eksternal seperti perwakilan dari Dinas Pendidikan atau badan pemerintah lainnya yang terkait.
A. Siklus Perencanaan
Siklus perencanaan
B meliputi hal-hal di bawah ini, kecuali:
Jawaban : Telusuri
Cerita Reflektif:Dari siklus perencanaan yang telah dijelaskan dalam video pembelajaran, ceritakan tahapan apa yang pernah Anda lakukan dalam proses perencanaan program!Melakukan tahapan Analisis Kebutuhan (mengumpulkan data dan identifikasi masalah), Penyusunan Rencana (menetapkan tujuan, strategi, dan indikator), serta Implementasi. Tahap Monitoring dan Evaluasi juga dilakukan, meskipun untuk penyempurnaan berkelanjutan, siklus ini perlu dijalankan dengan lebih tertib dan rutin.
B. Sumber data PBD
Di bawah ini, data manakah yang menjadi sumber data utama dalam proses PBD di Satuan Pendidikan?
Jawaban : Rapor pendidikan
Cerita Reflektif:Ceritakan bagaimana Anda selama ini mengumpulkan data tambahan untuk digunakan sebagai pertimbangan dalam membuat perencanaan program!Mengumpulkan data melalui metode triangulasi: survei dan angket untuk persepsi, observasi langsung terhadap proses pembelajaran, serta analisis dokumen seperti hasil evaluasi akademik dan non-akademik peserta didik. Data kualitatif dan kuantitatif ini saling melengkapi.
C. Siapa yang terlibat dalam PBD
Siapa yang terlibat dalam Perencanaan Berbasis Data?
Jawaban : Semua benar
Cerita Reflektif:Ceritakan siapa saja yang biasanya Anda libatkan dalam proses perencanaan program di satuan pendidikan!Melibatkan pimpinan satuan pendidikan, perwakilan guru dari berbagai bidang, tenaga kependidikan, dan komite sekolah atau perwakilan orang tua. Dalam konteks tertentu, keterlibatan peserta didik dan pemangku kepentingan eksternal seperti dunia usaha juga diupayakan untuk perspektif yang lebih holistik.
D. Hasil Akhir Perencanaan Berbasis Data
Apa hasil akhir dari PBD?
Jawaban : RKT dan RKAS
Cerita Reflektif:Bagaimana selama ini Anda menetapkan program untuk dilaksanakan dan dianggarkan dalam satu tahun ajaran?Program ditetapkan berdasarkan prioritas kebutuhan yang teridentifikasi dalam analisis data, selaras dengan visi-misi sekolah dan RKJM/RKAS. Program yang terpilih adalah yang dampaknya strategis, realistis dari segi sumber daya, dan memiliki indikator keberhasilan yang terukur untuk dapat dianggarkan secara spesifik dalam RKA.
| 1. | Inti dari perencanaan berbasis data adalah:... | |
| A. | Menemukan akar masalah | |
| B. | Melakukan pemutakhiran data | |
| C. | Membaca Rapor Pendidikan | |
| D. | Menentukan Pilihan Kegiatan | |
| Pembahasan : Jawaban : D | ||
| 2. | Jika Satuan Pendidikan membutuhkan data tambahan, data manakah yang dapat digunakan? | |
| A. | Warga Sekolah | |
| B. | Dapodik | |
| C. | Tracer Study | |
| D. | Data GPK | |
| Pembahasan : Jawaban : B | ||
| 3. | Tujuan diadakannya Perencanaan Berbasis Data adalah .... | |
| A. | Memperbaiki permasalahan peningkatan mutu pendidikan dengan lebih sederhana dan bermakna | |
| B. | Meningkatkan mutu pendidikan dengan sebatas pemenuhan dokumen administrasi | |
| C. | Meningkatkan mutu pendidikan dengan mengukur beragam hal | |
| D. | Memperbaiki layanan pendidikan dengan melakukan pengisian borang berkali-kali | |
| Pembahasan : Jawaban : A | ||
| 4. | Berikut adalah perencanaan program yang membutuhkan biaya, kecuali... | |
| A. | Pengadaan buku sekolah | |
| B. | Perbaikan lapangan sekolah | |
| C. | Pelatihan guru | |
| D. | Pembangunan perpustakaan | |
| Pembahasan : Jawaban : C | ||
Jawab: C
Demikian pembahasan mengenai Modul 2 Bagaimana Proses Perencanaan Dilakukan? Semoga bermanfaat.
Labels:
jawaban post test
Terima kasih telah membaca Jawaban Post Test Modul 2 Bagaimana Proses Perencanaan Dilakukan?. Silahkan bagikan...!



0 Komentar untuk "Jawaban Post Test Modul 2 Bagaimana Proses Perencanaan Dilakukan?"
Komentarlah dengan bijak dan bermanfaat