Praktik pembelajaran profesional pada tahap Berkembang menggambarkan fase awal di mana pendidik mulai secara sadar mengembangkan metode dan strategi mengajar melampaui rutinitas dasar. Guru pada tahap ini aktif mencari ide-ide baru, mungkin melalui pelatihan, observasi kepada rekan, atau eksplorasi sumber daring, lalu mencoba menerapkannya di kelas. Percobaan ini sering kali masih terpisah-pisah dan belum terintegrasi secara utuh dalam perencanaan jangka panjang. Misalnya, guru mungkin mencoba teknik pembelajaran kooperatif atau penggunaan media digital sederhana untuk meningkatkan keterlibatan siswa.
Refleksi terhadap praktik sudah mulai dilakukan, meski mungkin belum terdokumentasi dengan rapi atau sistematis. Guru tahap Berkembang menunjukkan keterbukaan untuk menerima umpan balik dan memiliki motivasi untuk memperbaiki diri, namun masih membutuhkan bimbingan dan contoh konkret untuk mengonsolidasikan berbagai percobaan menjadi pendekatan yang koheren dan efektif. Tahap ini adalah masa pertumbuhan yang kritis, di mana dukungan kolegial, komunitas belajar, dan akses pada penelitian tindakan kelas dapat membantu guru mentransformasi inisiatif awal menjadi praktik yang lebih stabil, berdampak, dan siap berkembang menuju tahap profesional yang lebih tinggi.
1. Praktik Pembelajaran Literasi Tahap Berkembang
- Pada aspek pembelajaran dan asesmen literasi, pernyataan berikut adalah benar terkait kompetensi literasi guru pada tahap berkembang, kecuali… j: C
- Pada tahap berkembang, Ibu dan Bapak Guru kadang-kadang mengalokasikan waktu membaca buku pengayaan bersama peserta didik. Pernyataan di atas adalah... j: A. Benar
1 hal yang saya akan lakukan untuk meningkatkan pembelajaran literasi di kelas saya adalah... j: Saya akan meluangkan 15 menit setiap hari untuk "Membaca Bebas dan Berbagi Cerita" di mana siswa memilih bacaan apapun yang mereka sukai (buku, artikel pendek, komik) lalu menceritakan satu hal menarik yang mereka temukan, untuk membangun kebiasaan membaca dan keterampilan komunikasi secara konsisten.
2. Jawaban Post Test:
Soal 1
Berikut yang pernyataan yang benar mengenai kemampuan bertutur dari peserta didik adalah...
A. Dapat dimulai dari penginderaan dengan menggunakan simbol visual atau gambar
C. Mengukur kefasihan pelafalan bicara peserta didik
D. Kemampuan menyebutkan nama-nama benda di sekitar
Jawaban: A. Dapat dimulai dari penginderaan dengan menggunakan simbol visual atau gambar
Soal 2
Melakukan asesmen awal tentang fondasi keterampilan membaca dan menulis menjadi penting untuk, kecuali…
A. Mengetahui tingkat kemampuan dan kelemahan peserta didik
B. Mengetahui potensi peserta didik
C. Mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik
D. Mengoreksi nilai asesmen formatif sebelumnya
Jawaban: D. Mengoreksi nilai asesmen formatif sebelumnya
Soal 3
Buku pengayaan bermanfaat untuk..
A. Mengisi waktu luang saja
B. Memenuhi rak buku
C. Memberikan paparan variasi jenis bacaan
D. Menjadi pengganti buku pelajaran
Jawaban: C. Memberikan paparan variasi jenis bacaan
Soal 4
Apa saja manfaat dari mengelola lingkungan kaya teks?
A. Menumbuhkan minat membaca
B. Lingkungan belajar menjadi lebih menyenangkan
C. Menumbuhkan minat menulis
D. Semua benar
Jawaban: D. Semua benar
soal 5
Kemampuan literasi apa saja yang sedang diupayakan oleh Ibu Sari melalui kegiatan bercerita dan melakukan tanya jawab dengan peserta didik?
A. Kemampuan bertutur, pengetahuan latar, dan persepsi kognitif
B. Kemampuan bertutur, pengetahuan latar, dan kosakata
C. Kemampuan bertutur, pengetahuan umum, dan kosakata
D. Kemampuan berimajinasi
Pembahasan :
Jawaban : C. Kemampuan bertutur, pengetahuan umum, dan kosakata
Demikian Jawaban Post Test Modul 3 Praktik Pembelajaran Profesional Tahap Berkembang. Semoga bermanfaat.
Labels:
jawaban post test
Terima kasih telah membaca Jawaban Post Test Modul 3 Praktik Pembelajaran Profesional Tahap Berkembang. Silahkan bagikan...!


0 Komentar untuk "Jawaban Post Test Modul 3 Praktik Pembelajaran Profesional Tahap Berkembang"
Komentarlah dengan bijak dan bermanfaat