-->

Kreatif, Terampil dan Religius

sdn 3 marowo

Jawaban Post Test Modul 2 Melaksanakan Asesmen Awal Pembelajaran Literasi Kelas Awal


Asesmen awal pembelajaran adalah bagian yang penting dalam proses pembelajaran dan memegang peran yang strategis dalam kurikulum Merdeka. Asesmen ini dilakukan sebelum pelaksanaan pembelajaran secara formal dan bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan dan potensi siswa dalam memahami materi.

Perlunya diadakan asesmen awal dalam pembelajaran kurikulum merdeka untukmengetahui dan memaksimalkan potensi yang unik pada setiap peserta didik. Asesmen awal sebaiknya dilakukan sebelum pembelajaran atau paling tidak disetiap awal semester agar dapat merancang bimbingan yang tepat kepada setiap peserta didik. Fungsi dari asesmen awal antara lain:
  1. Untuk menilai ketrampilan dan kompetensi peserta didik 
  2. Memberikan informasi untuk membantu perencanaan pembelajaran yang berbeda
  3. Mengenali perilaku siswa.

Pelaksanaan asesmen ini dapat dilakukan dalam kurun waktu 2-3 minggu, setiap hari pada beberapa siswa sehingga siswa merasa nyaman.
Asesmen Awal Pembelajaran
Melaksanakan Asesmen Membaca di Kelas Awal Adaptasi EGRA
Pelaksanaan Assesmen membaca diawal kelas- EGRA (Early Grade ReadingAssesment)kemampuan membaca dikelas awal dengan metode EGRA ini memiliki 5 tahapanyang harus dilakukan :
  1. Membaca mengenali huruf tujuan dari langkah yang pertama ini peserta didik mampu mengenali nama-nama huruf dengan baik
  2. Membaca suku kata peserta didik mampu mengetahui bunyi huruf dengan baik
  3. Membaca kata peserta didik mampu membaca dan mengenali kata-kata yang disajikan olehguru
  4. Menyimak dan memahami teks yang dibacadalam langkah yang keempat ini guru membacakan cerita sederhana dengantujuan akhir peserta didik mampu memahami cerita tersebut walaupun masih terbatas
  5. Membaca fasih dan memahami bacaan dengan mandiri peserta didik mampu membaca mandiri dengan fasih dan mampu memahamidari sebuah cerita

Pelaksanaan Asesmen Membaca Kelas Awal (Adaptasi Pratham)
Tujuan pelaksanaan asesmen sederhana ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam membaca. Hasil asesmen dapat membantu guru mengelompokkan siswa ke dalam kelompok sesuai dengan tingkat kemampuan yang dimiliki oleh siswa. Ada beberapa kelompok berdasarkan asesmen ini, yakni:
  1. Kelompok huruf (Kelompok Pemula) – siswa belum mengenal huruf atau baru mengenal beberapa huruf
  2. Kelompok suku kata – siswa sudah mengenal huruf pada umumnya, dan sudah bisa membunyikan suku kata yang terdiri dari rangkaian dua huruf.
  3. Kelompok kata – siswa sudah mampu membaca beberapa kata, tetapi masih belum lancar pada umumnya.
  4. Kelompok paragraf – siswa sudah mampu dan lancar membaca.
  5. Kelompok cerita pendek – siswa sudah mampu membaca teks yang lebih panjang dengan berbagai tingkat pemahaman

Mengolah dan Menyikapi Hasil Asesmen Awal Pembelajaran
Mengolah hasil asesmen pembelajaran merupakan langkah terakhir dari proses pembelajaran sesuai dengan paradigma baru di kurikulum merdeka. Pengolahan hasil asesmen dilakukan dengan memanfaatkan hasil format dan sumatif. Terdapat 2 jenis data yaitu data hasil asesmen yang berupa angka (kuantitatif) serta data hasil asesmen yang berupa narasi (kualitatif).

1. Latihan Pemahaman

A. Melaksanakan Asesmen Membaca di Kelas Awal Adaptasi EGRA
Mengenali nama huruf adalah langkah pertama dalam membaca.
Pernyataan ini adalah
Jawaban : benar
Saat bersekolah dulu, pernahkah ibu dan bapak merasa gugup dan takut saat mengerjakan ujian? Mengapa? jawab: Pernah, karena ujian saat itu dirasakan sebagai satu-satunya penentu keberhasilan, dengan format yang kaku dan berfokus pada hafalan, menciptakan tekanan tinggi untuk menghindari kesalahan sekecil apa pun demi nilai akhir.

B. Asesmen Membaca di Kelas Awal Adaptasi Pratham
Berikut adalah lima komponen penting dalam kemampuan membaca kelas awal, yaitu…
Jawaban : Huruf, suku kata, kata, paragraf, cerita pendek
Ceritakan pengalaman ibu dan bapak saat belajar membaca di sekolah dahulu. jawab: Saya belajar membaca dengan metode suku kata yang repetitif dan menggunakan buku paket seragam. Prosesnya terasa kaku dan berpusat pada kecepatan, bukan pemahaman, sehingga bagi sebagian teman yang tertinggal, pengalaman itu justru menimbulkan kecemasan dan rasa minder.
C.  Mengolah dan Menyikapi Hasil Asesmen Awal Pembelajaran
Kegiatan membaca terbimbing pada setiap kelompok harus dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang sama.
Pernyataan di atas adalah
Jawaban : Salah
Bagaimana perasaan ibu dan bapak saat mendapat nilai yang buruk saat bersekolah dulu? Apa yang guru lakukan saat itu? jawab: Perasaan saat itu adalah malu, takut, dan merasa gagal. Guru umumnya memberikan teguran atau mengulang materi secara klasikal, jarang ada pendekatan untuk memahami akar kesulitan atau memberikan dukungan emosional dan strategi belajar yang personal.
2. Soal Post Test
1.Dalam kegiatan menyebut nama huruf, hal yang perlu diperhatikan oleh pendidik adalah...
A.Sikap peserta didik dalam menunjuk huruf yang disebutkan
B.Menandai huruf yang dibaca benar dan yang dibaca salah
C.Peserta didik tidak merasa tertekan ketika mengerjakan tugas
D.Memudahkan pendidik dalam menilai pekerjaan peserta didik
Pembahasan :
Jawaban : B
2.Format kegiatan asesmen awal membaca ini tidak dapat digunakan sebagai asesmen formatif. Pernyataan tersebut adalah…
A.Benar
B.Salah
Pembahasan :
Jawaban : B
3.Peserta didik lain yang sudah dapat membaca kata dengan lancar dapat diberikan kegiatan membaca mandiri sesuai dengan Tujuan Pembelajaran. Pernyataan di atas adalah…
A.Benar
B.Salah
Pembahasan :
Jawaban : A

Labels: jawaban post test

Terima kasih telah membaca Jawaban Post Test Modul 2 Melaksanakan Asesmen Awal Pembelajaran Literasi Kelas Awal. Silahkan bagikan...!

0 Komentar untuk "Jawaban Post Test Modul 2 Melaksanakan Asesmen Awal Pembelajaran Literasi Kelas Awal"

Komentarlah dengan bijak dan bermanfaat

Back To Top